“Yuk, Kita Bereskan Mainannya”

Anak-anak selalu akrab dengan mainan. Meskipun terkadang kita sebagai orang tua melakukan pengereman dalam membelikan mainan, namun ada saja mainan yang datang kerumah. Entah pemberian saudara (terutama Kakek dan Nenek) yang baik hati atau mainan gratis yang disediakan oleh beberapa restoran tentunya menambah jumlah mainan anak anda.

Yuk Kita Bereskan Mainannya

Jika mainan-mainan tersebut tersusun rapi, mungkin akan mengurangi beban beres-beres anda. Namun bagaimana jika mainan-mainan tersebut tersebar di seantero penjuru rumah? Tentunya menjadi pekerjaan rumah tersendiri buat anda.

Untuk menjadi jalan keluarnya, ada beberapa hal yang saya terapkan di rumah terkait dengan mainan ini.

1. Mainan hanya boleh berada di ruang bermain.

Setiap mainan memiliki rumahnya masing-masing

Atau jika ngga punya ruang bermain (seperti saya), tempatkan semua mainan pada satu pojok atau satu lemari, dimanapun yang sesuai dengan rumah anda. Dengan menerapkan hal ini, anak akan lebih mudah jika dimintai tolong untuk membereskan mainannya karena mainan-mainannya memiliki ‘rumah’.

2. Boleh memainkan mainan yang lain asalkan mainan yang sudah dimainkan dibereskan dahulu.

Kamu mau menggambar atau bermain pancing-pancingan?

Hal ini adalah challenge untuk anda dan untuk si kecil untuk sama-sama mendisiplinkan diri. Anda harus disiplin untuk membantu anak anda untuk menjadi disiplin. Jika sedang menggambar dan anak anda mengajak untuk memainkan mainan pancing-pancingan misalnya, tatap matanya dan tanya secara perlahan, “Kamu mau menggambar, atau bermain pancing-pancingan?”. Jika dia lebih memilih untuk bermain pancing-pancingan, maka ajak dia untuk membereskan buku gambar dan krayonnya.

3. Ajak anak anda untuk membereskan mainan bersama-sama.

Ajak buah hati anda membereskan mainan bersama

Seorang anak senang melakukan aktivitas bersama dengan orang tuanya. Dengan mengajaknya untuk bersama-sama membereskan mainannya, anda mendapatkan tiga poin; mengajak anak untuk membiasakan diri membereskan sesuatu, terciptanya bonding dengan anak anda karena melakukan aktivitas bersama-sama, dan rumah menjadi rapi.

4. Lakukan declutter secara berkala.

Declutter beberapa mainan secara berkala

Declutter mainan atau menyingkirkan mainan yang tidak perlu (mungkin sudah rusak atau sudah tidak dimainkan dalam jangka waktu yang lama seperti enam bulan) adalah salah satu cara untuk membuat pojok bermain rumah anda tertata rapi. Hal ini perlu dilakukan secara berkala (misalnya sebulan sekali?). Mainan yang rusak mungkin bisa dibetulkan atau bahkan dibuang, dan mainan yang sudah tidak dimainkan lagi bisa diberikan ke orang lain yang menginginkannya.

Tentunya butuh waktu untuk membuat anak untuk membereskan mainannya. Memang akan lebih cepat jika anda yang mengerjakannya sendiri. Tapi tujuan dari aktivitas ini adalah untuk melatih anak anda untuk menjadi disiplin. Hal itu butuh waktu dan tenaga ekstra, namun hasilnya akan anda lihat setelah berkali-kali melaksanakannya. Yang namanya anak kecil memang butuh waktu untuk belajar dan that’s okay. Biarkan mereka menikmati dunia mungil mereka secara perlahan.

monaintariani.com

Toys are everywhere in your house?

4 thoughts on ““Yuk, Kita Bereskan Mainannya”

  1. monaa.. tulisan mu menginspirasi banget. jadi tau gimana caranya ngatut mainan anak yang bejibun. dan memilih mainan untuk didonasikan ide bagus ! setujuuu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *